Senin, 16 Mei 2016

Analisis Sistem


A. Definisis Analisis Sistem

Analisis sistem adalah kunci yang digunakan perencanaan dalam proses pemecahan masalah, ini direncanakan untuk menentukan apa yang dapat dijalankan untuk perencanaan sistem dan direncanakan dengan analisis kebutuhan dan mengidentifikasi alternative yang mungkin dilaksanakan. Analisis site mini meliputi (1) kesadaran akan adanya suatu masalah, (2) identifikasi berbagai alternative, (3) analisis dan sintesis dari berbagai factor, (4) penentuan suatu cara pemecahan masalah yang optimal atau sekurang-kurangnya lebih baik dan (5) program kegiatan
Menurut Winardi, pada langkah awal seorang analisis harus memahami dan mengerti mengapa ia menggunakan analisis sistem dan tentunya dilandasi oleh beberapa alasan, diantaranya adalah sebagai berikut
1.    Penggunaan analisis sistem sebagai alat untuk memecahkan masalah organisasi yang berhubungan dengan penetapan waktu, peramalan, kontrol persediaan yang perlu diperbaiki
2.    Penggunaan analisis sistem karena adalanya penerapan peraturan baru dalam organisasi, seperti; undang-undang baru, praktek akunting baru
3.    Penggunaan analisis sistem karena adanya keinginan untuk mengimplementasikan sebuah ide baru, teknologi baru maupun teknik baru dalam organisasi, seperti; OCR (optical character recognition) untuk mencatatat pesanan-pesanan para langganan yang menyebabkan terjadinya sistem baru dalam organisasi
4.    Analisis sistem dapat digunakan karena adanya suatu keinginan untuk menemukan cara yang lebih baik dalam melakukan suatu pekerjaan.

B. Bagian Analisis Sistem

        Tahap analisis sebuah sistem dilakukan setelah tahap perencaanaan sistem dan sebelum tahap desain sistem. Tugas utama dari proses analisis sistem meliputi
-       Menentukan ruang lingkup sistem
-       Mengumpulkan fakta
-       Menganalisis fakta
-       Mengkomunikasikan temuan-temuan tersebut melalui laporan analisis sistem

Dalam tahap analisa sistem terdapat juga langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem, yaitu

-       Identifity, mengidentifikasi masalah
-       Understand, memahami kerja dari sistem yang ada
-       Analyze, menganalisis sistem
-       Report, membuat laporan dari hasil analisis

Analisis sistem sebagai alat untuk menentukan kebutuhan dan menjelaskan dari mana saja, kemana kita harus mencapai analisa misi, analisa fungsi, analisa tugas, dan analisa metode. Keempatnya membantu kita untuk memastikan apa yang akan dilakukan untuk menemukan kebutuhan

1.    Analisis Misi, analisis misi menghasilkan tujuan dan kebutuhan yang dapat diukur pencapaian hasil sistem. Contoh analisis misi dalam perencanaan pendidikan, diantaranya yaitu peningkatan pemerataan dan perluasan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang bersamaan dengan peningkatan mutu, pengembangan wawasan persaingan dan keunggulan
2.    Analisis Fungsi, yaitu proses pemecahan sesuatu kedalam beberapa bagian komponen untuk diidentifikasi dan mengetahui kontribusi masing-masing komponen dalam mencapai suatu tujuan. Seorang perencana harus memulai dan melakukan identifikasi tentang apa produk yang diinginkan dalam profil misi apa yang harus diselesaikan dalam profil tersebut untuk mencapai keberhasilan tujuan yang diinginkan
3.    Analisis Tugas, yaitu proses menganalisa bagaimana manusia melaksanakan tugas, apa saja yang harus dilakukan, peralatan yang digunakan, dan hal-hal apa saja yang perlu diketahui. Contoh penerapan analisis tugas dalam sistem perencanaan pendidikan dimulai dari kegiatan mengidentifikasi dan menentukan kebutuhan pendidikan, menentukan masalah, menentukan langkah pemecahan masalah, menentukan stategi serta memilih alternative untuk memecahkan masalah
4.    Analisis Metode, diperlukan setelah analisis misi, fungsi, dan analisis tugas yang lengkap atau ini dapat dilaksanakan secara pararel dengan masing-masingnya. Contoh dalam analisis metode pendidikan, yaitu merancang serta mengorganisasikan proses pembelajaran yang efektif, efisien serta bermakna

Kemudian ada lima hal yang dapat dihasilkan dari proses analisis sistem, yaitu:
1. Sistem pekerjaan dihentikan
2. Sistem pekerjaan ditunda
3. Sistem pekerjaan diganti atau dimodifikasi
4. Sistem pekerjaan dilakukan dengan syarat
5. Sistem pekerjaan dilanjutkan tanpa syarat

C. Ruang Lingkup Analisis Sistem

        Ruang lingkup dari analisis sistem dapat berbeda dipandang dari sudut jangka waktu, kompleksitas dan biaya untuk melaksanakannya. Oleh karena itu, ruang lingkup dari analisis sistem dapat berbeda dipandang dari sudut jangka waktu-waktu tertentu untuk menghadapi factor-faktor pembatasan waktu dan biaya. Sebuah kreterium penting, yang sangat mempengaruhi ruang lingkup analisis sistem adalah filsafat sistem yang digunakan dan dianut oleh organisasi yang bersangkutan. Ada beberapa filosofis yang mesti dihayati dalam menggunakan berpikir sistem, diantaranya adalah sebagai berikut
1.     Dasar pemikiran dari berpikir sistem adalah logika sistem
2.     penggunaan konsep sistem akan terbukti berguna jika digabungkan dengan usaha-usaha untuk investigasi
3.    Mendukung sepenuh hari pendapat dari Philip dan Mosher, bahwa berpikir sistem tidak mempunyai sejarah yang jelas, sehingga keberadaan berpikir sistem merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah ilmu pengetahuan secara umum
4.    Sebagian orang tidak setuju bahwa berpikir sistem yang gagal disebut sebagai teori ilmiah karena gagal mendefinisikan secara tegas apa itu sistem
5.    Pendekatan sistem tidak efisien


6.    Doktrin dari berpikir sistem didasarkan pada latar belakang ilmiah yang mantap, dan bukan berdasarkan pendapat tahayul-metafisika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar