Jumat, 01 April 2016

SISTEM DESAIN KERJA

1. Desain Pekerjan

Desain pekerjaan ialah proses penentuan tugas-tugas yang akan dilaksanakan,
metode-metode yang digunakan untuk melaksanakan tugas, dan bagaimana pekerjaan
tersebut berkaitan dengan pekerjaan lainnya dalam organisasi

Manfaat desain pekerjaan memiliki tujuan agar : 

·         Efisiensi operasional, produktifitas dan kualitas pelayanan menjadi optimal.
·         Fleksibilitas dan kemampuan melaksanakan proses kerja secara horizontal dan hirarki.
·         Minat, tantangan, dan prestasi menjadi optimal.
·         Tanggung  jawab tim ditetapkan sedemikian rupa, sehingga bisa meningkatkan kerja sama dan efektifitas tim.
·         Integrasi kebutuhan individu karyawan dengan kebutuhan organisasi. 


2.    Mendesain Kembali Pekerjaan (job redesign)

Dapat disimpulkan mendisaign kembali pekerjaan merupakan kegiatan merancang
atau menyusun kembali rencana-rencana yang telah dibuat tentang tugas-tugas dari
pekerjaan para pegawai sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan individu.

Luthans mengemukakan bahwa untuk mendesain kembali pekerjaan dapat
digunakan berbagai cara, antara lain :

1.  Memvariasikan keterampilan
2.  Mengidentifikasi Tugas
3.  Mengsignifikan tugas-tugas
4.  Otonomi pekerjaan
5.  Memberikan umpan balik terhadap pekerjaan sendiri
6. Memberikan umpan terhadap agen-agen 


3.    Pendekatan dan Teknik Desain Kerja (job design)

Friederick Taylor mengemukakan beberapa pendekatan yang dapat digunakan oleh para pimpinan untuk mendesain pekerjaan dan mendesain kembali pekerjaan baik berupa tugas-tugas kelompok maupun individu.

Pendekatan tersebut diantaranya adalah:
1.    Setiap pekerjaan diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang berlainan yang selalu dimulai dari awal dan selalu diakhiri dengan baik.
2.    Diusahakan bagaimana para pekerja dapat menganalisa penampilan kerja, maupun gerak gerik mereka dalam bekerja.
3.    Memeriksa beberapa alternative atau cara yang efisien untuk  mengerjakan tugas.
4.    Melatih para pekerja untuk dapat melakukan pekerjaan secara efektif dan efisien.  


4.   Teknik-teknik Mendesain Kerja

Rotasi Kerja (job rotation)
rotasi kerja adalah variasi horizontal atau perpindahan pekerjaan secara horizontal.
Perpindahan pekerjaan secara horizontal dapat diterapkan padahal-hal dasar yang
dirancang ,yakni dengan program latihan dimana para pegawai memerlukan waktu
lebih kurang tiga bulan dalam suatu aktivitas, kemudian baru dilanjutkan dengan 
pekerjaan yang lain. 

Perluasan Kerja (job enlargement)
          Stoner menjelaskan bahwa perluasan pekerjaan dapat menanggulangi ketidakpuasan
pegawai dalam bekerja, dengan cara meningkatkan bidang pekerjaannya, dimana
pekerjaan dikombinasikan sesuai dengan fungsi horizontal dari suatu unit organisasi


Pengayaan kerja (job enrichment) 
Pengayaan kerja berusaha untuk menghilangkan ketidakpuasan kerja dengan
meningkatkan kedalaman pekerjaan. Menurut stoner dalam pengayaan kerja kegiatan-
kegiatan kerja dari suatu bidang vertical dari suatu unit organisasi dikombinasikan 
dalam suatu bentuk pekerjaan ,sehingga pegawai dapat merasakan adanya otonomi
pada pelaksanaan pekerjaan yang lebih besar
Kelompok Kerja

Kelompok kerja dalam suatu organisasi merupakan bentuk kelompok kerja yang dibentuk untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan dalam organisasi, sehingga nantinya dengan kelompok kerja para pegawai dapat melaksanakan pekerjaan secara efisien dan efektif sesuai dengan rencana kerja yang telah ditetapkan semula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar